Cara install Webuzo panel di Ubuntu Digital Ocean

Install Webuzo

Selamat datang kembali di blog saya RyanId, alhamdulillah saya punya kesempatan mencoba layanan digitalocean berkat ada pelanggan bot yang minta dibuatkan Bot telegram khusus jualan RDP dan VPS. Projectna lumayan rumit, saya harus mengaitak pembayaran otomatis dengan payment gateway (tripay.co.id) kemudian juga harus memahami sistem kerja dari DigitalOcean.

Beruntung pelanggan yang satu ini sangat sabar, saya rasa project kali ini akan selesai dalam waktu 1-2 bulan. Karena adanya permintaan pengaitan api, butuh waktu bagi saya buat menguasai dan mempelajari sistem kerja dari aplikasi tersebut. Saya juga diberikan akses akun digital ocean khusus percobaan, disini saya bisa membuat dan menghapus project.

Saya juga nggak mau ilmu yang saya dapatkan hilang sia-sia atau cuma dimakan sendiri, siapa tahu catatan ini akan berguna bagi anak istri saya di masa depan. Dan mungkin teman-teman juga akan membutuhkanya, kalau tidak karena ini saya tidak akan pernah bisa mencoba layanan digital ocean.

That's why? Karena pada akun ini saya bisa melakukan eksperimen buat droplet ( server baru/vps ) sebanyak 10x dan mencoba menghapusnya kembali. Sebuah server dalam digitalocean di sebut dengan droplet, sementara os nya ada banyak pilihan. Yang pertama ada ubuntu, FreeBSD, Fedora, Debian, CentOs dan Rocky Linuk.

Mungkin saya akan mencoba masing-masing sistem operasi ini, selanjutnya akan saya update pada artikel ini. Sementara untuk pertama saya akan mencoba menggunakan Os dari ubuntu. Kenapa ubuntu? Karena ubuntu sangat mirip sama linux, ubuntu paling banyak digunakan, update nya juga sering.

Sebelum melanjut ke topik saya infokan terlebih dahulu, artikel kali ini akan saya bagi menjadi dua tahap. Tahap pertama kita akan bahas dulu cara membuat droplet dari Digital Ocean sampai berhasil beserta langkah demi langkahnya. Dan install webubuzonya kita lakukan di tahap kedua setelah berhasil membuat suatu server (droplet) pada digital ocean. Pahami bahasanya, untuk sebuah sistem server lengkap dengan ip dan sistem operasinya pada digital ocean disebut sebagai droplet.

Sementara untuk sistem opersi disebut sebagai Images, jadi bila kamu developer jangan bingung ya. Bagi developer yang menggunakan sistem opersinya harus diinstall secara manual dengan mengakses cURL download OS. Tapi kalau kamu cuma bikin droplet pada akun digital ocean, ya nggak perlu ribet. Cukup buat saja droplet pilih sistem opersinya kayak ubuntu,debian,centOs. Yang suka ngeCustom images itu biasanya penjual RDP (Remote Desktop Protocol) kalau saya menyebutnya komputer jarak jauh.


Cara membuat droplet dengan Os Ubuntu pada digitalOcean

Pertama, buka akun digitalocean kamu kalau belum punya silakan buat ya. Habis buat akun kamu akan diminta create project, jadi silakan buat project terlebih dahulu di menu profile pojok kiri atas. Habis itu baru deh bikin droplet, klik expand tombol hijau di pojok kanan atas website yang bertuliskan Create kemudian pilih droplet.

Setelah terbuka halaman pembuatan droplet, pilih sistem operasi yang ingin kamu gunakan. dalam percobaan ini saya memilih ubuntu sebagai sistem operasinya. Lihat gambar dibawah ini :

memilih images sistem operasi digitalocean

Selanjutnya ada pilihan paket server seusuai kebutuhan kamu, disini mencangkup storage, kecpatan transfer data, cpu, dan juga ram yang digunakan. Silakan pilih sesuai kebutuhan harga menyesuaikan, kalau untuk kebutuhan web pake yang $5 udah cukup ya. Disini saya akan menggunakan paket spesifikasi yang $5 sebagai percobaan. Lihat seperti gambar dibawah ini.

memilih paket spesfikasi server yang akan digunakan

Pada pilihan ketiga kamu diminta buat memilih lokasi datacenter, ini penting loh kareana bisa mempengaruhi kecepatan akses blog/website kamu. Lokasi datacenter yang ideal untuk pengunjung yang berasal dari indoensia pilih singapore, karena singapore itu tempat dimana semua lalu lintas internet indonesia terhubung (router internet gede gitu). Lihat kembali gambar pilihan dibawah ini.

memilih lokasi datacenter yang akan digunakan

Fitur lain yang mungkin perlu kamu aktifkan seperti IPv6, dan akses ssh gitu. Sesuaiin aja kebutuhan tapi disini saya hanya mencentang ipv6 sama hanya menggunakan passowrd untuk login autentikasi servernya. Biar kamu nggak bingung ikuti saja tahapan pada gambar dibawah ini seusi dengan pilihan yang saya gunakan.

Menggunakan fitur ipv6 dan password.

Pada bagian how many droplet dan choose hostname abaikan saja atau di ubah juga boleh mengguakan nama karakter alfanumerik, strip habis itu tinggal kamu klik create new droplet. Tunggu sampai proses pembuatan droplet selesai dilakukan. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 menit, habis iti bakalan muncul daftar droplet ubuntu beserta alamat ip publiknya.

Disini kamu menggunakan terminal dengan command line untuk mengeksekusi dan membuat perintah. Kalau kamu pernah mainan termux pasti paham lah sama terminal yang ada di linux, oke tahapan membuat VPS pada akun digital ocean berhasil dilakukan. Sekarang kita lajut ke tahap dua, jangan close tab sebelumnya. Kita masih akan mengklik menu yang ada di sana untuk masuk ke terminal.


langkah mengunduh dan install Webuzo pada VPS Ubuntu

Tetap berada pada halaman droplet yang berhasil kamu buat, disana ada ip publik yang sudah aktif. Cara gampang masuk ke terminal, silakan klik ikon titi 3 pada pojok kanan sebelah droplet yang akan kamu gunakan. Nanti akan muncul beberapa pilihan, klik Access Console komputer kamu akan membuka window baru dengan tampilan warna hitam. Ini adalah terminal dari ubuntu linux, gambar berikut ini membantu kamu mengetahui bagian mana yang harus kamu klik.

Menggunakan fitur ipv6 dan password.

Dibawah ini ada dua baris command, ketik satu baris lalu klik enter dan tunggu sampai proses selesai, kemudian lanjutkan kembali dengan mengetik command berikutnya.

sudo apt-get update
sudo apt-get upgrade

Sekarang kamu download software webuzonya dengan menggunakan command berikut ini, ketoik dan enter.

wget -N http://files.webuzo.com/install.sh

Setelah operasi selesai langkah selanjutnya, ubah izin hak akses file install.sh ke 0755, ketik command berikut untuk mengubah. Dibawah ini ada dua operasi command ya.

sudo chmod 0755 install.sh
sudo ./install.sh

Proses installasi berlangsung cukup lama mungkin butuh waktu 3-5 menit, silakan ditunggu saja jangan di close terminalnya. Biasanya pemula nggak sabaran langsung menutup terminal, kalau proses installasi selesai kamu bakalan dapet pesan seperti berikut ini.

Congratulations, Webuzo has been successfully installed

You can now configure Softaculous Webuzo at the following URL :
http://163.182.95.85:2004/

----------------------------------------------------------------
Thank you for choosing Webuzo !
----------------------------------------------------------------
root@ubuntu-s-1vcpu-1gb-sgp1-01:~#

Kalau sudah berhasil install kamu tinggal membuka alamat ip yang diberikan buat menginstall dan melakukan setup pada webuzonya. Masukan username, email, dan password sesuka kamu (wajib diingat ya), untuk kolom primary domain bila nggak punya domain isikan dengan ip server kamu. Kolom name server isikan dengan ns1.example.com, ns2.example.com Kolom license key kosongkan saja.

Sekarang kamu sudah bisa menjalankan panel webuzo untuk server, silakan dicoba. Buat temen-temen yang masih merasa susah atau kesulitan silakan baca kembali langah-langkahnya pada bagian mana kamu bermasalah. Sebenarnya saya mau menyertakan gambar tapi kalau makin banyak gambar halaman ini bakalan berat. Webuzo kamu bisa di akses lewat https://ip-address:port

Kebetulan saya sudah setup dan menambahkan domain test.ryanid.my.id maka panel bisa di akses lewat domain tersebut dengan hanya menambahkan port login. Port login yang saya dapatkan adalah 2002,2003, kadang bisa juga 2004.

Panel Webuzo


Kamu wajib memahami cara konfigurasi beberapa pengaturan utama di panel webuzo dan beberapa setelan hanya bisa di lakukan lewat terminal. Konfigurasinya manual, sedikit kesalahan saja kamu akan bingung cari letak salah nya dimana. Mungkin pada masa percobaan awal kamu akan mengalami gangguan misalnya akses SSL yang bermasalah, situs tidak bisa di akses, izin akses konfigurasi yang terlock, dan masih banyak lagi.

Ya begitulah kalau kita membeli VPS UnManaged manage nya kita sendiri secara manual. Kalau server digital Ocean ya nggak bida diragukan lagi, cuma kalau pengaturan konfigurasi yang kurang tepat bisa menyebabkan error dan server tidak bisa dimanfaatkan sepenuhnya.

Selama Penggunaan Webuzo selama 3-4 jam saya merasa lebih enak menggunakan hosting cpanel. Kenapa? Karena disitu konfigurasinya manual banget, setup default ada yang wajib di sesuaikan juga. Kelemahan lain dari Webuzo dia mengonsumsi RAM yang banyak, dan monitor CPU usage saya lihat 100% saat menggunakan webuzo.

Demikian Artikel kali ini semoga bisa dipahami dengan baik ya. Bagi yang belum paham silakan bertanya di kolom komentar disqus.

Jurnalis
Jurnalis Hai cuy, kalo mau komen klik ikon logo komentar dibawah ya. Samping logo twitter tuch 😚