Cara membuat charger aki/accu dengan Adaptor Laptop

RYANID.MY.ID - Terkadang ada kalahnya aki motor kita kehabisan daya dan tidak bisa diisi ulang menggunakan koil yang ada pada motor. Hal ini disebut juga dengan aki tekor, aki yang tekor biasanya disebabkan karena sudah terlalu banyak menggunakan starter dibanding menggunakan kick starter.

Ketika menggunakan starter elektrik dan motor kamu tidak hidup kamu mencobanya beberapa kali, akhirnya energi aki akan terus terkuras. Sementara untuk mengisi daya aki yang sudah terkuras dibutuhkan waktu 1-6 jam, sesuai dengan besarnya arus yang mengalir.

Nggak mungkin kamu menghidupkan mesin motor selama 1-6 jam. Tapi kalau dihidupkan hanya sebentar, spul Motor secara umum tidak bisa mengisi ulang daya aki dari 0% hingga penuh.

Spul hanya mampu mengembalikan daya aki dari 70% menjadi 100% akibat digunakan untuk menghidupkan berbagai komponen motor, salah satunya dinamo starter. Kalau komponen lain seperti lampu, bel klakson tidak terlalu menghabiskan daya baterai karena dia menyala saat mesin sedang bekerja.

Arus yang dikeluarkan oleh spul tidak lebih besar dari kapasitas baterai, kemungkinan hanya 1-2A saja. Masalahnya terletak pada waktu pengisian, jika motor lebih sering menggunakan elektrik starter maka resiko aki tekor jadi lebih besar. Aki tekor juga tidak menutup kemungkinan kerusakan pada spull, kiprox ataupun aki sudah soax.

Apabila aki sudah mengalami penurunan tegangan maka kamu wajib mengisi ulang aki dengan sumber daya lain. Ongkos mengisi ulang aki motor memang lumayan murah.

Kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp10.000 saja. Charger aki saja sudah banyak di jual di online shop, tapi buat yang tidak punya banyak uang kamu bisa membuatnya sendiri. Modal yang dikeluarkan nggak sampe 50rb, disini saya mengeluarkan uang 15ribu saya buat prkaktek.


Bahan dan Alat :

  • Charger Laptop 2A 19 volt, saya beli di tempat loakan barang bekas (Rp 5000)
  • Bohlam Lampu Motor 12 volt 5 Watt, Saya beli RP 8000
  • Kabel Merah & hitam secukupnya. (Modal kabel bekas)
  • Dua buah capit buaya, satu hitam satu merah. (Cari di pasar loak)
  • Siapkan Tang, Gunting, dan LakBan



Cara kerja dan tips merangkai

Secara umum aki motor wajib diisi ulang menggunakan tegangan 14 volt. Ada adaptor 12 volt namun tegangan ya tetap 12 volt tidak melebihi kapasitas yang tercantum pada deskripsi. Sebagai gantinya kita memilih adaptor laptop dengan tegangan 19 volt. Sementara bohlam lampu motor 5 watt digunakan untuk menurunkan tegangan listrik agar aki mampu menyeimbangkan tegangan nya sendiri.

Ketika kita merangkai charger aki secara seri, dari adaptor menuju lampu dari lampu menuju aki sedangkan bagian negatif atau grounding langsung dihubungkan dengan aki. Ketika proses pengisian dimulai lampu akan menyala reduksi tandanya ada sebagian listrik yang masuk ke dalam aki. Sementara lampu mengambil sebagian energi listrik yang berlebihan. Kemudian ketika aku sudah terisi penuh maka lampu akan menyala lebih terang, hal tersebut menandakan bahwa aki sudah tidak lagi mengambil daya listrik dari adaptor.

Hampir 100% energi listrik dialirkan melalui lampu, aki yang diisi ulang dengan menggunakan lampu tidak akan mengalami panas. Ciri-ciri yang menandakan aki sudah penuh, terdapat pada bohlam lampu yang menyala dengan kondisi terang. Rangkaian cukup sederhana bisa dibuat di rumah, dan tentunya cukup aman buat aki. Gunakan lakban untuk melapisi sambungan antara lampu dengan kabel, kabel dengan kabel, disini lakban akan tetap berguna. Sambungan tanpa lakban tidak akan kuat. Terkadang bisa menyebabkan titik sambungan jadi panas.

Lamanya waktu pengisian tergantung kapasitas aki motor dan juga besaran arus yang dikeluarkan oleh adaptor laptop. Aki berkapasitas 3Ah, bisa dicharger dengan menggunakan adaptor 2Ah selama 20 menit. Sebenarnya energi yang masuk ke dalam aki jadi berkurang karena sebagian energi sudah diambil oleh lampu. Bohlam lampu mampu menyeimbangkan kelebihan dan kekurangan energi sehingga aku tidak lebih cepat rusak.

Untuk menghubungkan antara kabel ke terminal yang ada pada aki gunakan capit buaya, pastikan kamu menghubungkan polaritas yang benar. Kesalahan dalam memasang polaritas, bisa menyebabkan aki jadi cepat rusak. Cairan yang berada di dalam aku juga akan mendidih. Baterai kendaraan memang dirancang untuk tahan panas dan juga mempunyai efisiensi daya yang tinggi dibandingkan baterai kecil biasa. Meskipun tegangan dan kapasitasnya sama dengan baterai kecil, namun pada daya yang dikeluarkan jauh lebih besar aki motor dibanding baterai kecil.



Efisiensi Charger buatan menggunakan Adaptor Laptop

Dalam segi efisiensi menurut saya sangat efisien, resiko yang ditimbulkan juga lebih kecil dibanding menggunakan jasa pengisi ulang aki yang berada di pasaran. Jasa pengisi ulang aki di pasaran lebih sering mengisi ulang dengan tegangan yang lebih tinggi serta memparaler aki dengan aki lainnya. Kegiatan seperti itu sangat berbahaya, karena jika salah satu aki lebih cepat penuh maka aki akan lebih cepat panas. Cairan yang berada di dalam aki akan mendidih, dan seperti yang kita ketahui apabila aki penuh maka kaki tersebut tidak akan mengonsumsi harus listrik lagi. Sehingga tegangan pengisian yang tinggi bisa dilempar ke aki yang lainnya, sangat berbahaya umur masa pakai aki.

Saya merekomendasikan agar menggunakan charger protector. Banyak kok yang dijual di pasaran. Karena tegangan adaptor laptop 19 volt jauh lebih besar dibanding tegangan pengisian ulang aki, kamu bisa menurunkan nya menggunakan sirkuit regulator 7815. Tegangan 19 volt akan diturunkan menjadi 15 volt, lumayan aman untuk digunakan mengisi ulang daya aki. Sementara peran bohlam lampu bisa digantikan dengan charger protector.


Biaya Pembuatan
Saya menghabiskan biaya Rp 15rb,- saja untuk membuat charger laptop seperti pada gambar yang kamu lihat. Adaptor bekas saya dapat di tempat rongsokan, bohlam lampu bekas saya dapat di gudang. Dan hanya bermodalkan listrik, semua peralatan bisa kita dapatkan secara gratis. Manfaatkan barang bekas di sekitar kita untuk memangkas biaya pembuatan alat yang kreatif. Tidak disarankan merangkai adaptor dengan menggunakan trafo konvensional, sebab trafo konvensional menghasilkan riak gelombang arus AC yang tidak baik untuk aki. Arus listrik yang dihasilkan oleh trafo konvensional juga tidak terkontrol, oleh sebab itu saya tidak merekomendasikan kamu membuat sendiri charger dari trafo konvensional.



Jika kasus aki tekor terus terjadi, wajib periksa kondisi motor anda

Dengan mengisi ulang aki menggunakan pengisian daya eksternal kita bisa mengetahui apakah aki masih bagus atau tidak, kondisi aki yang sudah soax ditandai dengan turunnya tegangan, panas ketika dicharger, lebih cepat penuh, pemakaian juga tidak lama. Komponen lain yang wajib kamu periksa adalah dioda kiprox, dioda ini merupakan komponen penyearah arus AC yang dihasilkan oleh spull. Bila dioda kiprox rusak/bocor aki juga akan mengalami rusak.

Kemudian Spull, spull motor adalah generator AC/DC yang dipasang pada motor. Generator ini hanya terdiri dari lilitan kawat tembaga dan pergerakan magnet, kamu pasti pernah mempelajari teori pembangkit listrik sederhana disekolah. Bisa jadi spull putus atau magnet pada spull terlepas dan hilang, sehingga mengalami gangguan tidak keluar arus. Bisa juga mati total.


Kurang dengan artikel ini saya sudah sediakan gambar langkah kerja, semoga topik ini bisa memiliki inspirasi buat teman-teman yang sedang mencari informasi tentang bagaimana cara membuat pengisi daya aki sederhana menggunakan barang bekas. Artikel ini dibuat berdasarkan praktek, kami tidak membuat artikel hanya untuk memperebutkan halaman pertama google demi mendapatkan penghasilan. Jadi kami tidak mengijinkan siapapun menyalin ulang artikel ini, jika saya menemukan artikel blog kak ryan. Yang diposting di halaman lain maka kami akan melakukan take down menggunakan dmca.

Artikel Terkait